Pj Gubernur 3 DOB Papua Dilantik Akhir Oktober

Pj Gubernur 3 DOB Papua : Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengatakan tiga daerah otonomi baru (DOB) Papua siap di resmikan pada akhir Oktober 2022. Pemerintah pun akan melantik penjabat gubernur di masing-masing provinsi, yaitu Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Pj Gubernur 3 DOB Papua Dilantik Akhir Oktober

“Jika tidak ada perubahan jadwal. Maka paling lambat pada akhir Oktober 2022 ada peresmian tiga DOB Papua sekaligus pelantikan penjabat gubernur. John menjelaskan tim satuan tugas DOB Papua telah melakukan pemuktahiran data. Informasi. Dan status lahan yang akan menjadi kantor para penjabat gubernur.

Ia mengatakan dalam undang-undang yang ada, peresmian provinsi dan pelantikan penjabat gubernur di lakukan setelah enam bulan undang-undang di undangkan. Namun agar tiga daerah bisa mengikuti Pemilu 2024. Maka peresmian dan pelantikan perlu di percepat. Kini tahapan pemilu sedang berlangsung, termasuk pendaftaran para calon. Oleh karena itu, penjabat gubernur harus di lantik agar dapat mengikuti Pemilu 2024.

Untuk nama-nama penjabat sudah ada tinggal pelantikan pada Oktober.

Pemerintah sedang menentukan provinsi aman yang akan menjadi lokasi peresmian, karena acara hanya di pusatkan di satu provinsi. DPR dan pemerintah sepakat untuk mengatur mekanisme Pemilu 2024 di tiga daerah otonom baru (DOB) Papua lewat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Pemilu.

Adapun perubahan aturan terkait pemilu ini di perlukan karena pembentukan provinsi baru di Papua yang terdiri dari Papua Tengah. Papua Selatan. Dan Papua Pegununungan berimplikasi pada perubahan daerah pemilihan dan keterisian wakil legislatif di tingkat pusat dan daerah pemekaran.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan pelantikan penjabat gubernur atau Pj gubernur tiga provinsi daerah otonom baru (DOB) di Papua akan di lakukan pada pekan kedua hingga pekan keempat Oktober 2022.  saat ini telah terbit Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan. UU Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah. Dan UU Nomor 16 Tahun 2022 Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam regulasi tersebut di atur peresmian provinsi dan pelantikan penjabat gubernur di lakukan setelah 6 bulan UU tersebut di undangkan. Namun. Agar tiga daerah tersebut bisa mengikuti Pemilu 2024, persiapan peresmian sekaligus pelantikan penjabat gubernurnya perlu di percepat agar dapat mengikuti tahapan pemilu.

“Makanya diminta bahwa harus minimal minggu kedua sampai minggu keempat Oktober (2022) itu sudah harus kita meresmikan dan melantik penjabat (gubernur). Kata Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Sesditjen Otda) Kemendagri.

 Kemendagri telah melakukan langkah-langkah strategis, terukur, dan terperinci untuk mempercepat terlaksananya pemerintahan tiga provinsi baru di Papua. Bahkan, Kemendagri telah membantu menyiapkan rancangan peraturan gubernur (pergub) yang mengatur tentang organisasi perangkat daerah (OPD). Rancangan tersebut nantinya di serahkan kepada penjabat gubernur untuk di diskusikan dan di sepakati.

Rancangan

Pergub OPD ini nanti akan diberikan kepada penjabat gubernur (untuk) di diskusikan untuk segera di sepakati. Kita juga sudah mengakomodasi sebenarnya rekapitulasi dari masukan pegawai. Terkait dukungan anggaran untuk DOB. Anggaran DOB terdiri dari dua sumber. yakni pemerintah pusat dan hibah daerah. Dia menekankan dukungan anggaran itu harus jelas. Untuk itu, ia meminta kesepakatan yang sudah di tandatangani oleh pemerintah daerah dapat di jalankan dengan baik.