Mahasiswa Demo Tuntut Proses Hukum Mutilasi

Mahasiswa Demo Tuntut Proses Hukum: Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Nduga (IPMNI) menggelar demonstrasi di Kawasan Lingkaran Abepura. Kota Jayapura. Provinsi Papua. Ratusan mahasiswa yang di koordinir Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Nduga (DPC IPMNI) Provinsi Papua ini menuntut proses hukum kasus pembunuhan yang di sertai mutilasi terhadap empat warga Kabupaten Nduga di Timika, dua bulan lalu di gelar secara terbuka dan transparan. Mahasiswa Demo Tuntut Proses Hukum Mutilasi

Ratusan mahasiswa Kabupaten Nduga.

Provinsi Papua ini sudah berkumpul di Kawasan Lingkaran Abepura atau yang biasa di sebut Bundaran Pendidikan sejak pukul 08.30 WIT. Para mahasiswa Kabupaten Nduga, Provinsi Papua itu datang dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Jayapura, ada yang jalan kaki dan mengendarai kendaraan bermotor sambal menenteng sejumlah spanduk dan poster yang berisi tuntutan proses hukum kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap empat warga Kabupaten Nduga di Timika

Unjuk rasa kali ini merupakan yang keempat kalinya di gelar mahasiswa Kabupaten Nduga, Provinsi Papua bersama sejumlah elemen masyarakat di Bumi Cenederawasih. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketata petugas kepolisian. Yang terus menjaga demonstrasi itu agar tetap aman dan lancar, serta tidak mengganggu ketertiban lalu lintas di Kawasan tersebut.

Dalam orasinya

salah satu peserta unjuk rasa. Frantinus Uburuangge mengatakan. pihaknya melakukan aksi ini untuk menuntut proses hukum para tersangka mutilasi di gelar secara terbuka. Mengingat, tersangka mutilasi tersebut menyeret sejumlah oknum TNI.

Mereka harus diproses di pengadilan umum agar seluruh keluarga korban bisa menyaksikan jalannya persidangan. Rencananya, ratusan mahasiswa Kabupaten Nduga, Provinsi Papua yang menggelar aksi unjuk rasa tersebu. Akan melakukan long march menuju Kantor DPR Papua (DPRP) di Jalan DR Sam Ratulangi Kota Jayapura yang berjarak sekitar 13 kilometer.

Tujuan kami jelas. Kami akan menyampaikan aspirasi kepada para wakil rakyat Papua yang ada di DPRP. Jadi jangan bungkam ruang demokrasi,” katanya. Hingga berita ini di turunkan, jumlah massa yang mengikuti unjuk rasa terus bertambah. Sementara sebagian dari pengunjukrasa melakukan orasi secara bergantian dengan pengamanan ketat petugas kepolisian dari Polresta Jayapura.