Jokowi Ingin Papua Jadi Provinsi Olahraga

Presiden Joko Widodo  menginginkan agar Provinsi Papua menjadi provinsi olahraga. Hal ini ia sampaikan usai meresmikan Papua Football Academy di Stadion Lukas Enembe, Jayapura,  Menurut Jokowi, saat Papua memiliki sejumlah fasilitas olahraga memadai pasca perhelatan PON XX tahun 2021.

“Fasilitas-fasilitas olahraga sehabis Papua menyelenggarakan PON XX, harus tetap di rawat, harus tetap di jaga. Fasilitas ini kelasnya, standarnya, standar internasional, jadi harus di manfaatkan, harus produktif. Ujar Jokowi dalam keterangannya yang di siarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Jokowi menyebut banyak bibit-bibit olahraga berbakat di Papua.

Selain sepakbola. Jokowi menyebut bakat atletik hingga dayung ada di Papua. ” Sehingga wajar kalau kita sampaikan Papua sebagai provinsi olahraga. Ujar Jokowi.

Melihat bakat-bakat muda di Papua, Jokowi menginginkan agar penggemblengan bakat olahraga itu sudah dimulai sejak dini. Oleh karena itu, Jokowi hari ini meresmikan Papua Football Academy yang di harapkan bisa menghasilkan atlet sepak bola yang bisa masuk ke Tim Nasional U-14 hingga level elite dunia.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan pembuatan Papua Football Academy merupakan komitmen Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas kepada dirinya sejak PON XX 2021 di Papua. Saat pembukaan PON. Jokowi mengundang Tony untuk bertemu dan membahas keberlanjutan penggunaan fasilitas PON untuk peningkatan SDM.

“Tadi pak Dirut sudah menyampaikan, ada 477 anak yg di seleksi dan sekarang hanya tinggal 30 anak. Ini adalah bibit-bibit talenta yang diseleksi dengan baik, talenta yang berbakat dan juga tidak hanya sepakbola, di siapkan juga pendidikan formalnya. Kata Jokowi dalam peresmian Papua Football Academy.

Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi secara resmi meluncurkan Papua Football Academy atau PFA di Stadion Lukas Enembe, Sentani.  Ia juga mengapresiasi peran PT Freeport Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia di Papua melalui olahraga sepak bola.

Jokowi menilai bahwa Tanah Papua telah melahirkan talenta-talenta yang luar biasa dalam bidang sepak bola seperti Rully Nere. Boaz Solossa. Ramai Rumakiek dan Ricky Kambuaya. “Ingin seperti para legenda sepak bola ini jalannya sudah ada yaitu Papua Football Academy. Kata Presiden Jokowi.

Dalam peluncuran PFA Presiden Joko Widodo

di dampingi sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju. Mereka adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia. Bahlil Lahadalla, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Jokowi mengatakan di Papua Football Academy (PFA) untuk meraih prestasi anak-anak akan di gembleng kedisiplinan dan latihan yang rutin. “Oleh sebab itu saya harap anak-anak di Papua Football Academy memanfaatkan kesempatan yang baik untuk menimba ilmu di bidang olahraga. Kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang meluncurkan PFA secara langsung. “Ini adalah bentuk dukungan dan perhatian yang luar biasa kepada kami,” katanya

Tony menilai Papua Football Academy bakal menjadi wadah bagi anak-anak Papua untuk menimba ilmu sepak bola sambil menjalankan pendidikan formal yang di siapkan dalam program ini. Ia ingin anak di dikannya menjadi individu yang kompetitif. Kreatif. Dan berdaya saing.