10 Wilayah RI Temuan Cadangan Gas Raksasa

10 Wilayah RI Temuan Cadangan Gas Raksasa: Indonesia di perkirakan memiliki potensi migas terbesar di dunia di dorong oleh temuan potensi migas dari area Andaman II yang di operatori oleh Premier Oil Dan selanjutnya di Andaman III oleh Repsol yang di harapkan bisa menemukan hasil yang serupa Di Blok Andaman I, Premier Oil menemukan cadangan migas melalui pengeboran sumur Timpan-1 dengan potensi sumber daya migas mencapai rata rata sekitar 6 Trillion Cubic Feet (TCF).

Namun tak hanya sampai di situ.

Potensi dari Andaman II ini bisa lebih besar Pasalnya temuan itu baru melangsungkan pengeboran pada satu struktur saja. Sedangkan Blok Andaman II memiliki 10 struktur Di Andaman II sendiri ada 10 struktur yang sekarang di temukan baru satu sumur. Di mana dari struktur itu diperkirakan estimasi cadangannya 1,5 triliun kaki kubik (TCF),”

Setelah menemukan cadangan gas besar di Blok Sakakemang Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) sudah mengidentifikasi, ada 10 area yang berpotensi menjadi area dengan giant discovery di Indonesia Ia menyebutkan ada enam area di wilayah barat sampai tengah, dan ada empat area di wilayah timur. Ada di onshore dan offshore. Kalau potensi yang di Indonesia timur itu offshore, tapi belum ada wilayah kerja-nya. Kita potensi dimanapun, ada yang di wilayah kerja dan ada yang belum.

10 Wilayah RI Temuan Cadangan Gas Raksasa

Berdasarkan data SKK Migas, Dwi memaparkan, 10 area tersebut yakni:

1. Sumatra Utara,
2. Sumatra Tengah,
3. Sumatra Selatan,
4. North East Java-Makassar Strait,
5. Tarakan Offshore,
6. Kutei Offshore,
7. Button Offshore,
8. Northern Papua,
9. Bird’s Body (Papua),
10. Warim (Papua)

“Ada 10 wilayah potensial, ini perlu kita syukuri.

Dan semoga jadi angin baru untuk penemuan mendatang” ujar Dwi, ketika di jumpai di Kementerian ESDMĀ  Dwi menyebutkan, konsorsium Repsol, Petronas, dan Mitsui Oil Exploration menemukan ada potensi temuan cadangan gas di blok Sakakemang, Sumatra Selatan. Temuan ini adalah pengeboran kedua di blok Sakakemang, setelah pengeboran sebelumnya tidak membuahkan hasil (dry hole).

“Penajakan sumur KBD-2x dilakukan pada 22 Agustus 2018 dengan target factor basement dan cadangan ditemukan pada kedalaman 2.430 MD SKK Migas mencatat, sudah ada tiga penemuan cadangan migas di awal tahun ini. Dwi Soetjipto menyebutkan, tiga penemuan tersebut yakni di blok CPP, blok South East Madura, dan blok Sakakemang.

Lebih lanjut. Ia memaparkan, untuk blok CPP. Yang di operatori oleh BOB-BSP Pertamina Hulu. Di temukan cadangan minyak dengan pengeboran sumur Benewangi-1x. Sedangkan untuk blok South East Madura. Yang di operatori Energi Mineral Langgeng di temukan cadangan gas dengan pengeboran sumur ENC-2.